Sinopsis Mahabharata ANTV Tamat Episode 265-267

2276 views
Berakhir 26 Desember 2016

Sinopsis Mahabharata ANTV Tamat Episode 265-267 , Ashwathama dengan brahmastra nya berhasil merusak janin yang dikandung Utari. Saat itu juga Krishna mengutuk Ashwathama karena yang diperbuatnya belum pernah dilakukan oleh orang lain. Berlian yang ada di dahinya berubah menjadi darah yang menetes ke tubuhnya. (Konon katanya berlian & darah yang menetes itu berubah menjadi penyakit kusta di sekujur tubuh Ashwathama) Ashwathama dikutuk hidup terasing & mengembara ke seluruh penjuru bumi. ia berusaha mendekati orang tapi tak ada yang mau mendekatinya. ia akan terus hidup sampai kiamat. Bahkan walau ia berdoa untuk minta kematian, Dewa Yama (dewa pencabut nyawa) tak akan mencabut nyawanya.

Sinopsis Terakhir Mahabharata ANTV Tamat Episode 265-267

Sinopsis Terakhir Mahabharata ANTV Tamat Episode 265-267

Sponsored Ads

Krishna & Pandawa datang ke kemah. Mereka mendapati Utari kesakitan. Subhadra memohon pada Krishna agar anak Abhimanyu tetap hidup. Krishna mengabulkannya. Janin itu kembali dari kematian sehingga dinamai Parikesit. Parikesit nantinya akan menjadi penerus tahta di Indraprastha.
Pihak Pandawa kembali ke Hastina. Destarastra sangat marah & dendam mendengar kedatangan mereka. ia tak mau menyambut mereka. Gandari juga begitu. Kunti ternyata juga tak mau menyambut putra-putranya karena tenggang rasa pada Gandari. Jadi setelah dibujuk Vidura & Sanjaya, Destarastra datang menyambut.

Yudhistira minta maaf pada Destarastra karena kalau pamannya tak memaafkan, bagaimana rakyat Hastina akan memaafkan? Destarastra langsung melukai Bima dengan meremas lengan Bima walau Bima telah minta maaf bahkan mengingatkannya saat dulu setelah Pandu meninggal. Krishna lalu meletakkan patung di hadapan Destarastra. Destarastra menghancurkan patung itu. Menganggap telah membunuh Bima, ia menangis menyesal. Tapi Krishna memberitahu bahwa yang baru saja dihancurkan itu kemarahannya, Bima masih hidup. Akhirnya Bima memaafkan semuanya & mempersilakan semuanya masuk istana.

Yudhistira dinobatkan lagi. Drupadi kembali memakai mahkota. Destarastra mempersilakan Vidura yang memasang mahkota pada Yudhistira karena Vidura selalu menjalankan dharma nya sebagai adik. Tapi Vidura menganggap Krishna yang lebih berhak. Dayang memberitahu ini pada Gandari yang masih di kuil. Gandari dengan marah besar datang ke pendopo.

Sponsored Ads

Gandari langsung mengungkapkan bahwa Krishna walau memiliki banyak kesaktian tapi tetap membiarkan perang ini. Gandari tahu bahwa Pandawa menang karena Krishna. Gandari juga mengatakan Krishna yang melakukan adharma terbesar. Gandari mengutuk dinasti Yadawa musnah karena saling membunuh. Istana Dwarka akan tenggelam ke laut & emas dari istana akan meleleh. Krishna nantinya akan mengembara di hutan & dipanah oleh pemburu.

Krishna tak bereaksi terhadap kutukan itu. Destarastra, Yudhistira & Arjuna menyesali Gandari yang mengutuk Krishna. Kunti bertanya bagaimana menghilangkan kutukan? Gandari minta maaf pada Krishna. Krishna menenangkan Gandari dengan berkata bahwa ia juga merasakan penderitaan & kepedihan setiap orang di medan perang. Bahkan ia juga menjerit ketika Duryudana dipatahkan pahanya. Jadi Krishna menang & kalah juga. Krishna adalah musuhnya Gandari & temannya Gandari, juga putranya Gandari. Gandari menyesali kutukannya tapi Krishna berkata bahwa kutukan itu hanya media. Kehancuran Yadawa memang tak terhindarkan. Krishna juga menjamin saat nanti Yadawa hancur ia akan hancur oleh cakra Sudarsana miliknya.

Destarastra bertanya kenapa Tuhan merencanakan perang ini? Krishna menjawab sebab selama ini rakyat Hastina belum menyadari mereka adalah satu. Nantinya di tanah ini hanya akan berkibar 1 bendera, dipimpin 1 raja dengan 1 undang-undang & tanpa memihak. Tanah yang dulu dihuni Raja Bharata disebut tanah Bharata (bumi Bharat) nantinya akan dikenal sebagai negeri Bharata (negeri India).”

Sponsored Ads