5 Orang yang Menjadi Luar Biasa Setelah Operasi Otak

650 views

Kali ini Blog idBeritaKu.com Akan Memberikan Informasi Terbaru Khusus Buat Sobat semua yakninya tentang 5 Orang yang Menjadi Luar Biasa Setelah Operasi Otak, semoga bisa Bermanfaat ya Buat Sobat Semua. dan Selengkapnya Mari Kita Lihat dibawah ini

1. Eadweard Muybridge
 

 Seorang pioner yang namanya mencuat
di abad ke – 19, Eadweard Muybridge merupakan seorang ahli fotografi
dan foto bergerak. Bermula dari usaha mengabadikan gerak kuda dengan
memanfaatkan multi kamera untuk menangkap gerakan.

Dia juga
pencipta zoopraxiscope, sebuah perangkat untuk memproyeksikan gambar
bergerak sebelum munculnya kamera film modern. Pada tahun 1872, mantan
Gubernur California Leland Stanford, yang juga pemilik usaha pacuan
kuda, memperdebatkan apakah keempat kaki kuda diangkat secara bersamaan
selama berlari. Lukisan kuda berlari dengan kecepatan penuh kebanyakan
memperlihatkan keempat kaki kuda yang menjorok ke dalam atau keluar
secara bersamaan sehingga kelihatan tidak menyentuh tanah. Gubernur
Stanford menyebutnya “unsupported transit“, dan mengundang Eadweard
Muybridge untuk menyelidiki dan menjawab teka teki tersebut.

Namun
sebelumnya pada 1860 Eadweard mengalami sebuah kecelakaan kereta api,
yang mengakibatkan kepalanya cedera serius. Kecelakaan tersebut berawal
ketika ia terancanm tertinggal untuk menaiki kapal yang akan membawanya
berlayar menuju Inggris untuk membeli beberapa buku antik. Sehingga saat
itu ia memutuskan untuk melakukan sebuah perjalanan darat melalui rute
selatan menuju pesisir timur dan menaiki kapal menuju Inggris.

Namun
ketika berada di lintasan Texas tengah, kereta yang ditumpanginya
mengalami kecelekaan yang mengakibatkan hancurnya gerbong dan melukai
semua penumpangnya. Bahkan para penolong harus
bersusah payah mengeluarkan tubuh korban dari gerbong kereta yang telah
hancur. Kepala Eadweard menderita luka parah, diduga akibat berbenturan
dengan benda keras, entah itu batu ataupun benda keras lainnya.
Akibatnya ia harus mendapatkan perawatan serius dan beristirahat selama
tiga bulan. Efek samping dari cedera cukup berakibat fatal, ia mengalami
amnesia, seringkali terlihat bingung, tidak dapat mencium aroma dan
bebauan, dan beberapa gangguan lainnya.

Arthur P. Shimamura, seorang
ahli syaraf daru Universitas California Berkeley, berspekulasi bahwa
Edweard mengalami kerusakan di bagian otaknya. Hal tersebut
mengakibatkan emosinya tidak stabil, dan berperilaku aneh (eksentrik)
seperti yang dikatakan oleh para temannya. Namun hal tersebut membuat
Eadweard semakin bebas berkreasi dan berinovasi. Bahkan selama menjalani
pemulihan di Inggris, ia melakukan kegiatan fotografi secara
profesional. Ia bahkan menemukan sebuah inovasi yang menggunakan
piringan-basah dalam sebuah proses collodion, dan membuat tren baru
dalam bidang fotografi. Tehnik tersebut sebenarnya dipengaruhi oleh
ajaran fotografer popular Inggris di antaranya Julia Margaret Cameron.
Selama di Inggris ia telah mempaten dua penemuannya.

2. Ken Walters



Sama
halnya dengan Eadweard Muybridge, selama 19 tahun mantan seorang
insinyur, Ken Walters harus menggunakan kursi roda setelah mengalami
kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut barang. Lalu pada 2005
Walters mengalami serangan stroke, akibatnya ia harus menjalani terapi
bicara dan bekerja dalam keadaan lumpuh. Dokternya pun menyarankan agar
beberapa bagian otak Walters harus dibenahi dan diperbaiki agar
kerusakannya tidak meluas. Meski demikian Walters tetap mensyukuri
keadaannya tersebut, bahkan ketika ia menemukan sebuah gairah terbesar
di dalam hidupnya.

Akibat serangan stroke, otot Walters hanya
mampu mengangkat sebuah pensil. Namun melalui kreatifitasnya, ia mampu
merubah coretan, gambar, sketsa yang tidak beraturan tersebut ke bentuk
digital. Coretan yang bagi sebagian orang mungkin tidak seindah lukisan
Da Vinci, namun berbeda ketika menjadi bentuk gambar digital bahkan
menjadi sebuah karya seni yang indah. Ia pun segera menciptakan sebuah
peranti lunak untuk lebih memudahkan dan memperindah karyanya tersebut,
dan menjualnya secara online. Rupanya karya kreatif dan inovatifnya
tersebut menarik perhatian produsen game EA, dan semenjak peranti
lunaknya dibeli, Walters pun bekerja untuk EA.

3. Alonzo Clemons



Seniman
ukir kenamaan Colorado, Alonzo Clemons telah meraih banyak pengakuan
dari kalangan seniman dunia dan penikmat seni. Salah satu hal yang
mencuatkan namanya adalah hasil karya ukir binatangnya yang terlihat
realistis, sehingga menghasilkan banyak uang dari penjualan karya seni
tersebut. Dan yang patut diacungi jempol,adalah ia mampu mengerjakan
karya seninya di bawah waktu satu jam, dan terkadang tanpa melihat
sebuah contoh ataupun hanya dengan mengingat bentuk objeknya saja.
Padahal bakatnya tersebut hampir saja luput dari perhatian publik. Di
masa mudanya ia pernah mengalami cedera kepala, akibatnya ia bahkan
tidak bisa mengenakan pakaiannya sendiri dan hidup sebagai manusia
dengan kemampuan terbatas.

Namun kemampuan dan kreatifitas
artistiknya menepis dan membiaskan ketidaknormalan yang dimilikinya,
tidak saja dalam menjalani kehidupan berkesenian namun dalam kehidupan
nyatanya. Selain itu ia aktif dalam sebuah organisasi yang bergerak di
bidang olahraga bagi para penyandang cacat, angkat besi.

4. Anne Adams



Tentu
saja tidak semua trauma yang mencederai kepala mengakibatkan kemampuan
istimewa, meskipun tetap memiliki kenangan tersendiri baik secara
individu ataupun bagi keluarganya. Seperti yang dialami oleh Dr. Anne
Adams, seorang ilmuwan yang kemudian berpindah haluan menjadi seorang
seniman.

Hal tersebut dilakukan oleh Dr. Adams setelah mengalami sebuah gangguan otak yang dikenal dengan istilah frontotemporan dementia, sebuah
kelainan yang menyebabkan kerusakan di otak bagian depan dan terkadang
mengganggu bagian cuping otak lainnya. Namun ternyata kerusakan otak
yang dideritanya tersebut malah meningkatkan daya berpikir kreatifnya.
Dr Anne Adams meninggal di tahun 2007.

5. Sandy Allen



Sama
seperti yang dialami oleh Anne Adams, gairah Sandy berada di bidang
ilmu pengetahuan. Namun gangguan yang dialami di bagian otaknya
menyebabkan daya berpikir logisnya lebih cemerlang, sehingga di usia
yang ke 40 tahun ia mendaftarkan diri ke sebuah sekolah medis.
Bagaimanapun kehidupan Sandy berubah setelah tiga tahun berikutnya, divonis memiliki sebuah tumor di bagian otaknya, sehingga harus menjalani operasi di bagian kepalanya. 

Dalam menjalani operasi tumor ganas
tersebut, dokter dipaksa untuk memotong salah satu bagian otak kiri
Sandy. Pembuangan tumor ganas yang dialaminya ternyata berdampak lain
dalam kehidupan, Sandy menjadi lebih artistis dan eksentrik. Sehingga
akhirnya ia pun lebih menekuni bidang barunya yakni berkesenian, meski
memang baik ibu maupun saudari perempuan merupakan seniman berbakat.
Namun kelainan otak yang dialaminya ternyata membuka bakat lainnya yang
tersembunyi.
 
http://smadia.blogspot.com/2013/06/5-orang-yang-menjadi-luar-biasa-setelah.html

Sumber

Oke Demikianlah informasi dari idBeritaKu.com. Semoga bermanfaat dan Beguna Hendaknya Buat anda semua pengunjung Blog Ini. dan Terima kasih kepada Sobat Semua yang telah membaca artikel 5 Orang yang Menjadi Luar Biasa Setelah Operasi Otak